Kamis, 20 Mei 2010

Allah ajar aku untuk bahagia bukan untuk menuntut bahagia, menghitung jejakjejak Mu dalam hidup ku bukan jejakjejak ku dalam kehidupan yang Engkau bri ini

width="125" height="125">

Pelangi

Saat langit menangis menepi
biarkan barat menyapa timur
melewati bersama senja demi senja

Berkisah mesra tentang garis wajahmu
bersama kawanan didadari lantunkan soprano
di tengah taman hijau aku hamparkan biru
semoga tidak menyentuh abu

Ugahari menatap langit
para dedaunan bermain membasahi tanah
menyuburkan semua rindu ku punya

Terdiam sepi melawan sepi
aku sendiri,
hampa rindu kan pelangi
berharap di langit depan menatapku
membalas rindu terdalam

Sungguh aku tak bisa meniup hari
sembunyikan dalamnya sisi ruang bathin
bangunkan jiwa terlelap rindu

Aku pasrah dalam mabuk biru
menyentuh balutan warna di jiwamu
menguraikan lembaran tebal rindu ku punya
melukis awan membentuk parasmu
sekuntum mawar aku selipkan di warnamu

Oh.....pelangi berlabuhlah pada langit
peluklah janji insan rapuh ini
temani senjaku di batas hari
selama hidupku hanyalah dirimu

Pelangi dengarkanlah tetesan hati
datanglah demi jiwa gundah ini





Salatiga, 14 Maret 2010